Home / Tutorial  / Mendapatkan Profit dari Arbitrasi Antar Exchanger

Mendapatkan Profit dari Arbitrasi Antar Exchanger

Bitcoin di dalam perdagangannya bersifat menyerupai perdagangan emas logam mulia fisik. Kenapa dikatakan mirip dengan jual beli emas ? karena pada saat anda bertransaksi membeli bitcoin dengan exchanger Bitcoin (misalnya Indodax) sebenarnya Bitcoin yang anda miliki adalah milik Anda dan dapat disimpan dimanapun yang anda mau : safety box, laptop, handphone ataupun account Indodax. Sama halnya dengan emas, setelah anda membeli di toko maka emas tersebut dapat anda simpan di tempat manapun yang anda suka : safety box, bank, rumah, kantor atau dompet (seperti teman saya yang kemana-mana membawa 10gram emas Antam di dalam dompet – katanya untuk emergency)

Sama halnya dengan emas, keuntungan perdagangan bitcoin dapat dimanfaatkan dengan menggunakan arbitrasi / selisih harga. Untuk perdagangan emas, sekalipun harga emas dunia mempunyai panduan harga, tidak jarang terdapat perbedaan harga yang sangat mencolok dari toko emas negara X dan toko emas di negara Y. Entah karena pajak atau karena supply demand yang berbeda di negara tersebut.

Para pemaen / pedagang  arbitrasi emas pada umumnya bertransaksi dalam jumlah yang sangat besar membeli emas dari suatu negara, memasukkannya ke dalam koper dan menjualnya di negara yang berbeda. Selisih beberapa ratus ribu rupiah untuk setiap gram nya menjadi angka profit yang sangat besar pada saat bertransaksi milyaran rupiah. Tetapi melakukan arbitrasi emas bukanlah sesuatu yang mudah dilakukan karena adanya beberapa keterbatasan: hukum negara tersebut, berat dari emas, biaya perjalanan ke negara tujuan dan pajak.

Nah sekarang bagaimana dengan arbitrasi dari Bitcoin?

Perdagangan bitcoin adalah salah satu revolusi perdagangan yang luar biasa. Memanfaatkan jaringan internet seseorang dapat membeli bitcoin ribuan dollar hingga ratusan ribu dollar dari suatu bitcoin exchange di negara manapun hanya dengan duduk diam di depan komputer.

Dengan memanfaatkan teknologi itu sebetulnya kita bisa mendapatkan keuntungan jutaan rupiah hingga puluhan juta rupiah.

Cara Arbitrasi

1. Pilih Dua Bitcoin Exchange

Pilih dua exchanger dimana anda ingin memanfaatkan selisih harga. Saran kami satu dari pasar internasional, satu dari pasar lokal. Sebut saja Indodax dan Btc-e.com / Bitstamp.net, kedua exchanger yang anda pilih harus mempunyai 2 syarat :  berdagang di Bitcoin dan Dapat di withdraw dalam fiat money (USD atau Rupiah atau Euro). Pasar lokal memiliki daya tarik arbitrasi karena cenderung lebih lambat dalam menyesuaikan harga sehingga pergerakannya lebih mudah ditebak dan dimanfaatkan. Untuk contoh di artikel ini saya akan mengunakan Indodax dan btc-e.com

2. Deposit Uang

Deposit jumlah uang yang sama besar di Indodax dan btc-e.com , contoh 10juta + 1 BTC di indodax.com  dan $1.000 +1 BTC di btc-e. Atau anda bisa juga hanya deposit di Indodax karena kalau anda hanya berminat satu arah. Saldo di kedua exchange itu harus sama banyak sehingga dalam melakukan arbitrase anda tidak perlu menunggu lama deposit dan transaksi dapat terjadi instan. Anggap saja uang yang anda taruh itu adalah modal arbitrase di exchange tersebut. Anda bisa juga menaruh modal lebih kecil sesuaikan dengan kemampuan anda.

3. Amati harga

Amati harga bitcoin di kedua exchanger . Untuk contoh ini saya mengambil exchanger btc-e, berikut adalah harga beli di Indodax dan harga jual di btc-e.com, contoh tabel harga yang terjadi saat artikel ini dibuat

  1. Tabel orang jual bitcoin di Indodax
    bitcoinid1

  2. Tabel harga beli di btc-e.
    btce

Kalau kita membandingkan harga beli Indodax untuk 2 juta rupiah maka akan terkena di harga 6.980.000 dan apabila kita menjualnya secara langsung di btc-e maka akan mendapatkan harga di 7.279.500 ($1 = Rp 11.500) atau dapat dikatakan mendapatkan profit Rp 300.000 hanya dengan membeli di Indodax 1BTC dan menjualnya langsung ke pasar di luar negri.

Lalu bagaimana kalau ternyata harga di Indonesia jadi lebih mahal dibandingkan luar negeri ? Maka anda perlu melalukan arbitrase terbalik (beli di luar negri, jual bitcoin di dalam negri)

Faktor yang perlu diwaspadai

1. Trading Fee setiap exchanger
Trading fee Indodax termasuk salah satu yang paling rendah (0.3%) sehingga hal ini tidak terlalu menjadi soal tetapi trading fee luar negri terkadang menerapkan trading fee yang sedikit lebih tinggi sehingga perhitungkan faktor tersebut dalam melakukan arbitase.

2. Withdraw Fee setiap exchanger
Setiap exchanger menerapkan withdraw fee dalam perdagangan bitcoinnya. Hal ini dapat membuat keuntungan arbitrase anda hilang. Usahakan untuk melakukan withdraw seminimal mungkin. Lakukan withdraw setelah melakukan beberapa kali perdagangan arbitase. Kalau perlu hanya profit yang di withdraw.

Selamat berdagang Bitcoin !