Home / Tutorial  / Jika Anda punya uang 1,5 milyar Rupiah, investasi dalam bentuk apa yang akan Anda lakukan?

Jika Anda punya uang 1,5 milyar Rupiah, investasi dalam bentuk apa yang akan Anda lakukan?

Bob, seorang pengusaha kaya-raya, memiliki uang sebesar 1,5 milyar Rupiah yang ingin ia investasikan dalam waktu enam bulan (1 Februari – 31 Juli 2015) demi mendapatkan profit yang melimpah. Belajar dari pengalaman teman-temannya, Bob berpikir bahwa sebaiknya ia melakukan investasi di banyak tempat daripada menanam uangnya di satu tempat saja. Setelah melewati perhitungan yang matang, Bob memutuskan untuk membagi uang 1,5 milyarnya menjadi 5 bagian dan berinvestasi dalam bentuk saham, emas, properti (rumah/tanah), deposito dan Bitcoin.

Investasi mana yang paling menguntungkan? Mari kita saksikan perjalanan Bob!

Selama enam bulan, uang 300 juta Bob yang ditaruh di bank dalam bentuk deposito meningkat sebanyak 13 juta karena ia memiliki kenalan di salah satu bank yang memberikan bunga sebesar 8,75%. Namun di sisi lain, emas sebanyak 575,75 gram yang dibeli Bob dengan uang 300 juta-nya, malah menimbulkan kerugian sebesar 26 juta karena harga emas turun drastis dibandingkan harga beli pada awal Februari. Ditambah lagi, Bob hanya bisa membeli dan menjual emasnya di toko langganan yang buka di hari senin hingga jumat saja.

Bob kini melihat investasi properti yang menurutnya paling aman dan menghasilkan. Rumah yang ia beli di awal Februari dengan harga 295 juta Rupiah, dapat memberikan keuntungan sebesar 55 juta jika ia jual 6 bulan setelahnya. Menurut tetangga dan para marketing, harga rumah tersebut sekarang sudah naik menjadi 350juta sejak awal Juli, namun sayangnya sudah satu bulan berlalu dan rumah Bob belum terjual juga di harga tersebut. Para calon pembeli menawar di harga yang lebih rendah daripada harga pasar dan Bob kini kebingungan karena ia belum berhasil menikmati uang hasil investasinya.

Investasi Bob di pasar saham ternyata juga menghasilkan kerugian yang cukup besar! Bob yang hanya bisa melakukan investasi IHSG saat pasar saham dibuka dan ditutup, terpaksa kehilangan uang sebesar 26,9 juta karena IHSG ‘kebakaran’ di awal Agustus ini dan membuat portofolio Bob ikut terbakar.

Uang 300 juta Bob yang terakhir, ia investasikan dalam bentuk Bitcoin. Bob awalnya sangat skeptis dengan investasi mata uang antah berantah ini tapi dia sedikit tertarik karena Bitcoin dapat dibeli dan dijual kapan saja yang dia inginkan, berbeda dengan pasar saham ataupun emas. Melalui pasar Bitcoin Indonesia, Indodax, Bob membeli Bitcoin di harga Rp 2.804.000 pada awal Februari dan ia jual kembali pada tanggal 31 Juli di harga Rp 3.886.100. Untung yang ia dapatkan membuat Bob tercengang! Investasi yang ia pandang sebelah mata ternyata meraup keuntungan sebesar 115 juta dalam waktu 6 bulan saja!

Pada akhirnya, Bob menarik kesimpulan bahwa ia merasa cukup bahagia biarpun beberapa investasi dia menunjukkan hasil yang negatif. Setelah hasil investasinya dijumlah termasuk rumah yang belum berhasil dijualnya itu, Bob masih mendapatkan profit sebesar 125 juta Rupiah dalam waktu 6 bulan. Bob merasa bahwa keputusannya untuk membagi-bagi investasinya dalam banyak bentuk memang jauh lebih aman dan nyaman daripada memilih berinvestasi di satu tempat saja.

Nah, Bitcoiners… Jika Anda punya uang 1,5 milyar Rupiah, investasi dalam bentuk apa yang akan Anda lakukan?