Home / Opini  / Harga Bitcoin Cenderung Stabil: Perlukah Kita Khawatir?

Harga Bitcoin Cenderung Stabil: Perlukah Kita Khawatir?

Pergerakan harga Bitcoin di pasar indodax.com mengalami kemandegan setelah sebelumnya meningkat mencapai 26.8% dalam waktu 24 jam (info lebih lanjut, lihat artikel ini). Ketika harga menurun dari 5 juta ke 4,5 juta per Bitcoin, masyarakat mulai merasa resah karena harga menjadi stabil di angka tersebut. Berhubung tingkat fluktuasi dalam 24 jam sangatlah rendah, banyak orang yang berspekulasi bahwa Bitcoin sudah mulai tidak diminati oleh para investor lokal maupun internasional. Perlukah kita merasa cemas?

Para pengguna Bitcoin di pasar Indonesia kerap melihat Bitcoin sebagai alat investasi dengan tingkat fluktuasi yang sangat tinggi. Mereka memanfaatkan pergerakan harga yang drastis untuk meraup untung dalam waktu dekat, sehingga mereka tidak begitu senang ketika harga Bitcoin cenderung stabil. Bahkan banyak yang berpendapat bahwa Bitcoin sudah mulai kehilangan ketenarannya dan tidak lagi menjadi alat yang bagus untuk memanen profit.

Masyarakat cenderung melupakan satu hal: dalam setiap 10 menit, ada 25 Bitcoin yang terlahir dari sistem. Jika jumlah tersebut dikalikan dengan total menit yang ada dalam kurun waktu 24 jam, maka ada 3.600 Bitcoin baru yang beredar di sirkulasi pasar dunia (berarti senilai dengan 1.5 juta US Dollar!). Dalam sehari, pasar harus bisa ‘menyerap’ seluruh Bitcoin tersebut jika tidak mau harga Bitcoin anjlok. Ketika harga Bitcoin stabil, berarti daya beli masyarakat dunia terhadap Bitcoin tergolong tinggi, karena setidaknya berhasil mengimbangi jumlah suplai 3.600 Bitcoin yang baru muncul dari sistem ditambah dengan jumlah Bitcoin yang dijual oleh para pengguna di seluruh dunia.

Dengan begitu, ada kemungkinan bahwa ketika Bitcoin Halving Day* berikutnya terjadi, harga Bitcoin akan meningkat karena suplai Bitcoin yang beredar di pasar tidak dapat menutupi jumlah demand masyarakat yang semakin meningkat. Jika demand dari masyarakat tetap berada di level saat ini hingga Halving Day berikutnya, maka dapat dipastikan harga Bitcoin akan melesat tinggi.

Perlukah kita merasa resah jika harga Bitcoin stabil? Apakah harga Bitcoin yang tidak fluktuatif menunjukkan rendahnya minat masyarakat global terhadap Bitcoin? Apakah ini saatnya kita beranjak meninggalkan Bitcoin?

Saya akan menjawab “tidak” untuk ketiganya.

*Bitcoin Halving Day adalah hari dimana suplai Bitcoin yang diciptakan oleh sistem berkurang hingga 50%. Bitcoin Halving Day yang pertama terjadi pada bulan November 2012 dimana sistem yang awalnya menciptakan 50 Bitcoin setiap 10 menit, menurun menjadi 25 Bitcoin/10 menit. Bitcoin Halving Day terjadi setiap 4 tahun sekali, dan perayaan Halving Day berikutnya akan terjadi pada bulan November 2016.

Opini dari Suasti Atmastuti Astaman
Business Development Manager of PT Bitcoin Indonesia